YOUR MENTAL HEALTH IS IMPORTANT!!!

PENGARUH PEMBELAJARAN DARING BAGI KESEHATAN MENTAL GENERASI Z

5 Oktober 2020

Pandemi corona yang masih menghantui Indonesia menghasilkan beberapa perubahan dalam berbagai aspek yang ada. Salah satunya adalah pembelajaran di sekolah dan universitas yang berlangsung secara daring. Memang hal ini berdampak positif yaitu semua siswa hingga mahasiswa beradaptasi dengan cara yang baru dan semakin mengenal teknologi. Sayangnya, hal ini juga menuai kontroversi dari masyarakat karena saat pembelajaran dilakukan secara daring, tugas yang diberikan lebih banyak. Hal ini memang membuat kita tetap disiplin dan tanggung jawab meskipun pembelajaran dilakukan dari rumah masing-masing, tetapi tidak sedikit juga loh yang stress, depresi, bahkan kesehatan mentalnya jadi terganggu.


Kesehatan mental adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan individu tersebut. Nah bagi orang orang yang kesehatan mentalnya terganggu atau yang dapat dibilang mengalami gangguan mental, mereka masih hidup normal di dunia, merasakan kesukaran demi kesukaran, namun mereka kurang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.  Penyakit mental dapat menyebabkan gangguan ringan sampai gangguan berat terhadap cara mereka berpikir, merasa, bertindak dan bagaimana mereka memandang orang-orang dan peristiwa dalam hidup. Penderita gangguan mental akan merespon suatu permasalahan (meskipun masalah sepele) secara berlebihan seperti ketakutan, panik, berkeringat dingin, dan detak jantung normal menjadi lebih cepat.

Pembelajaran secara daring pastinya memengaruhi kesehatan mental lo. Sebelumnya, mereka sudah stress karena aturan physical distancing yang membuat kita semua tidak bisa beraktivitas normal. Jika normalnya mereka lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman dan beraktivitas di sekolah, kini terpaksa berada di rumah dalam waktu yang tidak ditentukan. Awalnya mungkin beberapa remaja merasa hal ini adalah kesempatan mereka untuk berlibur. Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata mereka mulai stress dan tidak kuat beradaptasi dengan pembelajaran online yang ada. Ditambah lagi, mereka yang kesulitan dengan sinyal, koneksi internet, tidak mempunyai wifi dan tidak sanggup membeli paket data. Hal ini pastinya menambah kecemasan, tekanan, dan beban pikiran bagi mereka.

Pengaruh negatif dari pembelajaran online adalah kita menjadi lebih pasif dan acuh karena pertemuan tidak secara tatap muka dan kebanyakan dari mereka menjadi malas mengutarakan pendapat atau bertanya. Selain itu, berjam-jam melihat laptop dan hp pastinya berpengaruh juga pada kesehatan mata. Seringkali mata kita terasa sakit dan kepala menjadi pusing apalagi hanya duduk. Terlebih lagi, dengan adanya pembelajaran daring ini, tugas yang diberikan semakin banyak. Hal ini lama kelamaan selain mempengaruhi kesehatan fisik, kesehatan mental mereka pun bisa terganggu. Mungkin mereka stress, depresi, bahkan bisa melakukan hal buruk kepada dirinya sendiri atau orang di sekitarnya.

Masalah ini sungguh memprihatinkan bukan? Tetapi pembelajaran secara daring juga harus tetap berlanjut selagi pandemi corona ini terus menghantui masyarakat Indonesia. Kita tidak bisa memaksakan untuk kembali sekolah atau kuliah secara luring. Menurut saya gangguan mental ini bisa ditekan dengan kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, sekolah, universitas, dan siswa/mahasiswa. Saat ini pemerintah telah mengeluarkan solusi berupa peraturan dengan menekan durasi dari kelas online dan dilanjutkan dengan tugas yang dibagikan di grup. Selain itu, pemerintah juga sudah memberikan bantuan berupa kuota belajar untuk mengakses beberapa aplikasi yang sering dipakai saat pembelajaran daring ini. Sekolah atau universitas sebaiknya juga mendukung hal hal yang diterapkan pemerintah dan mengatur jadwal dan kurikulum yang ada supaya tetap bisa berjalan lancar.

Nah sekarang bagian kita sebagai siswa atau mahasiswa apa? Kita lah yang harus bertanggung jawab dengan tubuh kita sendiri. Kita yang seharusnya mengetahui kemampuan dan batas dari tubuh kita melakukan aktivitas. Kesadaran dan kepedulian akan kesehatan mental itu dimulai dari masing masing individu.

Apa aja sih langkah yang harus kita lakukan untuk menjaga kesehatan mental kita?

1. Kenali tujuanmu! 

Ini adalah hal dasar yang kalian harus lakukan. Cari tahu apa sih tujuanmu sebenarnya. Apakah kalian belajar hanya untuk menjalankan rutinitas semata atau kalian belajar karena kalian mempunyai cita cita dan kalian ingin mewujudkannya? Hal ini sangat penting teman teman. Kalau kita hanya melakukan sesuatu karena rutinitas biasa maka yang terjadi kita akan lelah, pusing, stress, bosan. Harus tahu tujuan, segala hal tanpa tujuan pasti berakhir pada sesuatu yang membosankan. Walaupun sekarang karena pandemi mewajibkan kita untuk belajar secara daring, saat kita tahu dan kenali tujuan kita, pastinya kita lebih memahami dan tidak cepat bosan.

2. Cari tantangan baru!

Langkah ini termasuk langkah penting nih teman teman. Saat kita sudah mengetahui tujuan kita, selanjutnya adalah cari tantangan baru. Buat target dan jadwal belajar kalian. Jadi, tidak cukup hanya mengenali tujuan kalian ya. Sama halnya saat seseorang bermain game. Kalau berada di level yang sama terus menerus tanpa naik level, pastinya kalian akan bosan kan. Kalian pasti berpikir bahwa level ini mudah, kalian berpikir bahwa kalian sudah mahir di level itu. Kalian pasti ingin naik level kan untuk mencoba tantangan baru. 

Nah sama dengan kita sebagai siswa atau mahasiswa saat kita hanya menjalani pembelajaran daring sesuai apa yang diperintahkan guru atau dosen maka kita tidak akan naik level. Kalian harus menentukan target dan menantang diri kalian sendiri. Saat guru atau dosen menyuruh suatu hal, lakukan lebih. Misalnya kalian mengumpulkan tugas lebih awal, menyicil saat tidak disuruh, atau mengerjakan tugas dengan sepenuh hati. Hal hal ini pastinya menantang bukan? Dengan ini, hidup kalian akan lebih bervariasi dan kalian tidak cepat pusing, stress, dan bosan.

3. Me time

Nah ini nih yang tidak boleh dilupakan teman teman. Sesibuk apapun kita. Sebanyak apapun tugas kita. Sepadat apa jadwal kita. Me time ini sangat penting. Jika kalian hanya melakukan dua hal di atas, dijamin kalian cepat atau lambat juga akan stress, depresi, bahkan gangguan mental. Oleh karena itu ketahui batas diri kita. Tidak apa apa untuk kita beristirahat sejenak. Ayo disiplin dan pintar atur waktu. Mana saatnya kita harus belajar dan mana saatnya kita harus bersantai. 

Ingat ya teman teman, ada waktu dalam hidup kita dimana kita harus menghargai tubuh kita untuk beristirahat. Jaga jam istirahat kalian. Tetap lakukan kesenangan atau hobi kalian. Mungkin kalian yang suka olahrga, dengerin musik, nonton film, berkebun, dan masih banyak lagi aktivitas yang bisa dilakukan di rumah. Apalagi saat di rumah, setelah selesai jam pembelajaran atau di sela sela jadwal kuliah, kalian tidak perlu bingung dengan perjalanan pergi dan pulang kan. Biasanya kan waktu kalian masih terpotong di perjalanan pergi dan pulang sekolah atau kampus. Dengan pembelajaran secara daring seperti ini, kalian bisa memanfaatkan waktu itu tadi untuk me time kalian. Cukup sehari 1-2 jam. Tidur juga harus cukup kurang lebih 8 jam. Saat kita sadar akan hal ini, kita jadi lebih menghargai tubuh kita lo. Jangan memaksakan diri kalian sendiri melebihi batas kemampuan kalian ya. Cobalah beristirahat dan bersantai sejenak. Tapi ingat me time yang terus menerus membuat diri kita menjadi pribadi yang tidak bertanggung jawab. Jadi, kalian harus pintar mengatur waktu kalian ya.

Nah udah paham kan cara supaya kesehatan mental kalian tetap terjaga dan tidak mengalami stress ataupun depresi saat pembelajaran secara daring ini. Banyak juga loh kelebihan dari pembelajaran secara daring ini. Jangan lihat kelemahan atau kendalanya saja ya teman teman. Aku tahu banget kalau kalian pasti beradaptasi menyesuaikan diri dengan apapun yang serba online di era pandemi ini. Tapi buatlah ini sebagai kesempatan kalian untuk belajar dan mengembangkan diri dengan teknologi yang ada. Pastinya akan banyak kan tugas tugas yang berbeda dari tugas saat pembelajaran secara luring. Ayo manfaatkan kesempatan ini. Kalian tidak sendiri kok teman teman. Kita semua menjalani hal yang sama. Semangat semuanya. Kita bisa kok melewati semua ini bahkan nanti kita belajar banyak hal dan menjadi mahir mungkin dengan teknologi yang ada. 


Komentar